RSS Feed

Senin, 26 April 2010

Kenakalan Remaja

MEROKOK

Menurut lembaga survey Indonesia menduduki peringkat ke 5 sebagai jumlah Perokok terbesar di dunia, dan kini Indonesia juga mencetak rekor baru, yakni jumlah perokok remaja tertinggi di dunia.

"Sebanyak 13,2 persen dari total keseluruhan remaja di Indonesia adalah perokok aktif, seusai acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia kemarin. Di negara lain, jumlah perokok remaja tertinggi hanya mencapai 11 persen.

Jumlah perokok yang meninggal pun cukup signifikan. "Dari total 1,2 juta orang di kawasan Asia Tenggara yang menggunakan bahan baku tembakau, 25 % dari Indonesia di antaranya meninggal dunia.

Angka tersebut cukup signifikan mengingat makin banyaknya produsen rokok baru dari luar maupun dalam negeri yang menyerbu pasar di Indonesia.

Padahal tentunya, semua perokok pasti tahu efek negatifnya. Rokok sebagai penyebab berbagai macam penyakit yang tingkat kematiannya tinggi. Tapi mengapa jumlah perokok masih banyak saja??

NARKOBA / NARKOTIKA

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam undang-undang ini atau yang kemudian ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan. Biasanya pada awalnya hanya coba-coba agar dianggap coo atau solider sama teman, tapi lama-lama jadi kebutuhan danketagihan! Jika tadinya hanya dipakai oleh kalangan tertentu, sekarang efeknya sudah mulai menyebar. Tidak hanya anak-anak "bermasalah", survey Yayasan Cinta Anak Bangsa membuktikan 60-70 % pengguna narkoba berasal dari keluarga baik-baik dan 80-90 % mengaku memakai narkoba saat orangtuanya ada di rumah. Apalagi seperti yang kita ketahui efek yang ditimbulkan dari narkoba menyebabkan gangguan fisik dan psikis. Merusak sistem syaraf pusat dan organ tubuh lainnya. Dari segi psikis pengguna narkoba sering berhalusinasi dan rentan terkena gangguan mental. Belum lagi pengaruh lainnya seperti dikucilkan, sering berbohong, dll.

FREE SEX
Menurut Survey Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) , menyatakan bahwa remaja di kota besar Indonesia sudah melakukan seks pranikah. Sebenarnya, sangat dimaklumi jika remaja selalu dipenuhi dengan rasa ingin tahu dalam masa pencarian jati diri. Termasuk rasa penasaran sama hal-hal berbau seksual. Tapi sayangnya pengetahuan remaja tentang seks belum seberapa. Karena kebanyakan remaja yang melakukan seks pranikah belum tahu bahwa perbuatan mereka tidak sekedar dosa dan dilarang agama, tapi juga sumber penyakit dan juga bisa mengancam masa depan. Tahukahkah kamu 57% kasus HIV/AIDS terjadi pada remaja! dan 2,3 juta kasus aborsi tiap tahun 20% nya dilakukan oleh remaja.

ALKOHOL

Jangan dikira alkohol itu harmless. Banyak kandungan berbahaya di dalam minuman keras seperti Ethyl-alkohol yang memabukkan. Alkohol juga bisa bikin addict yang berbahaya bagi kesehatan ginjal dan juga saraf. Selain itu alkohol juga memicu tindakan kriminal dan free sex dikalangan remaja. Dan juga remaja yang mulai minum alkohol di usia 15 tahun ke bawah, memiliki peluang 4 kali lebih besar menjadi alcoholic dibanding mencoba minum setelah 21 tahun.

Bullying

Masih ingat kan sama geng Nero?
Sekelompok remaja putri yang sempat jadi bahan pemberitaan di tahun 2008. Yang secara sengaja dan tanpa alasan yang jelas, geng itu suka bertindak semena-mena terhadap remaja puti lainnya. Sama halnya IPDN yang bahkan sampai bikin korbannya tewas. Bullying biasanya terjadi mengatasnamakan senoritas. Yaitu senior yang merasa berkuasa dan bisa melakukan apa saja kepada juniornya. Bullying sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan keluarga. Dan juga terkadang sudah menjadi budaya di tempat remaja tersebut beraktivitas. Jadi sebagai remaja berpendidikan should know that we can not tolerate that! Bullying is a crime, apalagi jika sampai menimbulkan trauma berkepanjangan bagi korbannya.


Dan satu lagi yang penting bagaimana supaya remaja dapat keluar dari belenggu gaya pergaulan yang salah adalah dengan dukungan keluarga untuk memantau perkembangan remajanya dan menjadi sahabat serta tempat yang bisa dijadikan berbagai segala hal.


0 komentar:

Poskan Komentar

mangacan update