RSS Feed

Jumat, 05 Februari 2010

energi

1. Energi adalah kapasitas untuk melakukan kerja ( work of capacity). Kerja merupakan hasil perkalian antara tenaga dengan jarak. Semakin berat suatu pekerjaan maka semakin banyak energi yang dibutuhkan.Secara umum energi terbagi dalam 6 bentuk yaitu:kimia,mekanik,panas,sinar,elektrik dan nuklir.

2. Siklus energi biologis:
Energi yang merupakan kemampuan untuk melakukan kerja memiliki sumber segala enrgi yang ada pada bumi,yaitu matahari. Cahaya matahari yang mengandung energi nuklir ini mampu mencapi bumi sebagai sinar matahari atau energi sinar .Cahaya matahri merupakan sumber energi utama kehidupan. Tumbuhan berklorofil memanfaatkan cahaya matahari untuk berfotosintes. Organisme yang menggunakan cahaya utnuk merubah zat anorganik disebut kemoautotrof. Selanjutnya energi akan digunakan tanaman hijau untuk membuat molekul makananya seperti glukosa,selulosa,protein dan lemak yang terbentuk dari karbondioksida (CO2) dan air (H2O).Sebagai manusia kita tidak dapt melakukan seperti halnya tumbuhan ,kita harus akan makanan yang berasal dari tumbuhan dan binatang lainnua untuk mensuplai makanan. Oleh karena itu manusia sangat tergantung kepada kehidupan tanaman dan pada akhirnya ketergantungan umat manusia kepada matahari untuk mememenuhi kebutuhan kita.
Dengan kehadiran O2 makanan akan dipecah menjadi CO2 dan H2O yang sekaligus melepaskan energi kimia melalui proses metabolisme yang disebut dengan respirasi . Tujuan utama metabolisme respirasi adalah untuk mensuplai energi yang kita butuhkan dalam mempertahankan proses biologis seperti kerja kimia untuk pertumbuhan dan juga kerja mekanik seperti kontraksi otot.
Siklus Energi Biologis ini terjadi secara terus menerus dibumi.Selama matahari sebagai sumber energi utama energi dibumi ini masih ada.

3. Adenosin Tri Posfat ( ATP):
Untuk melakukan aktivitas tubuh memerlukan gerak.Gerak hanya bisa dihasilkan dari kontraksi dan relaksasi otot rangka ,dan untuk bisa bekerja otot rangka memerlukan energi.Dan energi ini didapat dari pemecahan ATP. Adenosin tri fosfat adalah ikatan kimia yang disimpan dalam otot.Adenosin Triposfat atau ATP akan menghailkan energi saat dipecah dengan putusnya ikatan posfat sehingga akan teerbentuk Adenosin Diposfat (ADP).satu kali pemutusan akan menghasilkan 8-12 kkal. Dalam penyediaannya menghasilkan energi,ada keterbatasan ATP dalam pemutusan ATP itu sendiri.Sehingga perlu diciptakan ATP yang baru.
Mekanisme penyediaan ATP ini dilakukan dengan tiga cara/sistem:
1.ATP-CP atau disebut dengan sistem anaerobik alactic,
2.Glikolisis Oksidasi atau disebut juga dengan anaerobik lactic
3.Sistem Oksidasi atau disebut dengan sistem energi Aerobik




4. Reaksi Kimia dalam Proses Pembentukan ATP dalam Aerobik
Aerobik adalah proses metabolisme energi dengan menggunakan oksigen. Sistem aerobik ini meggunakan glukosa juga bisa menggunakan nutrisi lain yaitu lemak dan protein . Sistem aerobik terbagi menjadi dua cara: sistem glikolisis Aerobik yang berlanjut pada siklus Krebs dan Sistem Transfor Elektron.
Siklus Krebs mampu menghasilkan 34 ATP.

5. Cara mengetahui sistem energi predominan dari suatu kegiatan olahraga:
Apapun bentuk cabang olahraga,kedua sistem energi baik itu anaerobik maupu aerobik akan terpakai ,namun terjadi perbedaan persentasenya atau disebut dengan predominan sistem energi.

Untuk menentukan apakah suatu cabang/ kegiatanolahraga termasuk dominan padan anaerobik atau aerobik dapat dilihat pada ciri-ciri aktivitasnya.

CIRI – CIRI AKTIVITAS ANAEROBIK DAN AEROBIK


UNSUR ANAEROBIK AEROBIK
INTENSITAS TINGGI RENDAH
FREKUENSI CEPAT LAMBAT
JARAK PENDEK JAUH
WAKTU SEBENTAR LAMA


Atau dapat juga dengan mengukur denyut nadi latihan.Hal ini ditemukan oleh Mr.Conconi dengan cara menghubungkan antara jumlah denyut nadi permenit dan kadar asam laktat darah.


6. Sumber – sumber energi ( bahan makanan utama ) yang dapat digunakan untuk kontraksi otot maupun biologis lainnya:
Semua bahan makanan akan mampu menghasilkan energi yang akan digunakan untuk kontraksi otot maupun biologis lainnya.Namun memiliki jumlah atau tingkatan hasil yang berbeda dari energi yang dihasilkan dan memilki urutan pemakaian yang berbeda.
Sumber bahan makanan utama tersebut adalah glukosa, selulosa, protein,dan lemak yang terbentuk dari CO2 dan H2O.



7. Couple Reaction atau reaksi berpasangn atau reaksi ganda:
Reaksi berpasangan ini merupakan dasar yang sangat prinsif yang terlibat dalam metabolisme produksi ATP.
Tiga Supplier energi untuk merisentesis bekerja dengan cara yang sama. Energi yang dibebaskan dari pemecahan makanan dan enrgi yang dilepaskan melalui pemecahan PC akan digunakan untuk membentuk molekull ATP kembali atau energi yang dilepaskan dari pemecahan bahan makanan dan PC akan digunakan untuk mendorong reaksi yang akan secara fungsional akan saling terkait satu sama lain atau berpasangan untuk kebutuhan membentuk ATP dan ADP dan Pi.

8. Penyebab kelelahan pada sistem ATP-PC,dan pemulihannnya :
Adenosin Tri Fosfat ( ATP ) dipecah menjadi ADP + Pi dan menghasilkan energi ,energi digunakan untuk melakukan aktifitas. Untuk membentuk ATP kembali adalah dengan cara penggabungan kembali ADP dengan Pi,penggabungan ini memerlukan energi yang diambil dari CP( creatin Posfat). Putusnya Creatin posfat inilah yang akan mengasilkan energi yang digunakan pada penggabungan ADP dan Pi. Akan tetapi keterbatasan CP didalam otot juga terbatas dan ketika ATP telah habis dan CP tesebut juga habis sehingga tidak terjadi pembentukan ATP kembali maka kelelahan akan terjadi.
Pemulihannya akan terjadi dalm waktu yang singkat hanya dalam beberapa menit setelah latihan,sekitar 4-10 menit.

9. Kelelahan pada Glikolisis Anaerobik dan pemulihannya:
Glikolisis Anaerobik adalah pemecahan glukosa tanpa menggunakan oksigen. Glikolisis ini disebut juga sistem asam laktat.Semakin banyaknya pemakaian energi pada sistem ini maka semakin banyak juga asam laktat yang terbentuk. Penumpukan asam laktat inilah salah satu penyebab kelelahan dan bisa menyebabkan kram (kejang otot ).
Pemulihan kelelahan bisa dilakukan dengan cara pembangan asam laktat itu sendiri dari darah dan otot.Dalam pembuangan asal laktat memerlukan waktu 1 jam untuk membuang 95% asam laktat dan 15 menit masa pemulihan istirahat.

10. Kelelahan pada sistem Energi Aerobik dan pemulihannnya:
Dalam sistem aerobik oksigen sangat berpengaruh besar dalam pembentukan energi dalam melakukan aktivitas.Yang dilakukan Oksigen disini adalh mengalihkan sebagian besar prekursor (sifat awal) asam laktat kedalam sistem aerobik setelah disintensis .Kelelahan pada sistem aerobik disebabkan habisnya bahan sintesis dari reaksi ini,seperti glukosa,lemak,maupun protein.
Sistem Aerobik mampu menyediakan energi lebih besar .Tetapi sistem aerobik ini akan terpakai pada intensitas rendah dan waktu yang lama.Sebalinya pabila intensitas meningkat maka sistem ini akan berubah menjadi sistem glikolisis anaerobik maka asam laktat pun akan tetap terbentuk.

11. Cara mengetahui sistem energi yang dipakai dalam suatu kegiatan fisik dan contohnya:
Dengan cara melihat kembali intensitas,waktu, jarak dan frekuensi dari aktivitas tersebut.Contoh:Pada cabang nomor lari 100 meter sampai dengan 800 meter maka sistem anaerobiklah yang dipakai sebaliknya pada nomor 5000 meter keatas maka sistem aerobik yang dipakai.

12. Hubungan Fungsional System Cardiovssculsr dan System Respiratori :

Jantung sebagai salah satu organ penting dalam kehidupan manusia . Sebagai pompa darah ,jantung dilengkapi dengan beberapa komponen seperti : Serambi kanan, serambi kiri,bilik kanan, bilik kiri.
Jantung akan memiliki fungsi mengedarkan zat - zat makanan dan oksigen keseluruh tubuh dan membawa sisa metabolisme kembali ke jantung dengan meggunakan darah.
Dalam Sistem sirkulasi darah,terbagi menjadi 2:
1.Sirkulasi Pulmo
2.Sirkulasi Sistemik.

Sirkulasi Pulmo adalah sistem sirkulasi darah yang membawa darah kotor atau penuh dengan karbon dioksida menuju jantung dan membawa darah yang bersih atau darah yang kaya oksigen menuju jantung kembalu untuk diedarkan kembali keseluruh tubuh melalui sirkulasi sistemik.

Di Paru-paru darah yang penuh akan karbon dioksida dilepas dan Molekul oksigen akan berdifusi kedalam darah yang diikat oleh haemoglobin dan disimpan di mioglobin.

13. Reaksi Kontraksi Otot Rangka:
Beberapa komponen pada otot:
1. Filamen Aktin yang terdiri dari 3 bagian,aktin,troponin,dan tropomiosin
2. Filamen Miosin yang terdiri 2 bagian yaitu meromiosin ringan dan meromiosin berat yang disebut denagn kepala miosin(crossbridge)
3. Sacroplasma Reticulum
4. Transfer tubule yaitu suatu organ dari sel otot yang berfungsi menghantarkan rangsangan dari serabut saraf ke sel otot.
5. Ion kalsium


Proses Kontraksi dimulai ketika adanya rangsangan dan serabut saraf motorik yang dihanatarkan ke sel otot melalui transfer tubule. Kemudian ion kalsium yang tersimpan pada cisternae dilepaskan. Ion kalsium itu akan menyebar diantara aktin dan miosin,sebagian ion kalsium akan akan ada yang berikatan dengan troponin,ikatan ini menyebakan tropomiosin bergeser,sehingga aktive site terbuka . Terbukanya aktive site ini menyebabkan cross brige dari miosin menempel pada aktive site. Begitu Crossbrige berikatan maka ATP  ADP + Pi untuk menghasilkan energi .Enrgi ini digunakan oleh cross bridge untuk melakukan tarikan sehingga aktin tertarik kearah tengah dan otot akan memendek(kontraksi ).

0 komentar:

Poskan Komentar

mangacan update