RSS Feed

Rabu, 16 Maret 2011

Hindari Perilaku ini Usai Bercinta

Usai Bercinta
Hindari Perilaku ini Usai Bercinta
Usai bercinta sama halnya dengan momen bercinta yang pastinya butuh perhatian juga. Namun kadang kala pasangan malah cuek dan meninggalkan momen ini setelah hidangan inti selesai dilakukan. Momen usai bercinta ibarat makanan penutup yang butuh nuansa manis agar bisa tampil rileks dan fresh. Nah, bagi ada yang mau mencobanya, hindari perilaku dibawah agar momen usai bercinta dapat anda maksimalkan dengan pasangan.
Tertidur
Sebagian besar pasangan menemukan masalah ini, di mana salah satu pasangan atau keduanya langsung tertidur setelah berhubungan seks. Tentu, ini kesalahan besar. Pasalnya, kebiasaan ini dapat membunuh pesona seks.
Tidur bersama-sama juga tidak akan memungkinkan Anda untuk menghargai kinerja Anda dan pasangan, serta tidak membiarkan Anda menikmati suasana hati penuh gairah yang telah dilalui bersamanya.
Bergegas ke toilet
Menikmati mandi air hangat bersama dapat menjadi awal foreplay yang menakjubkan. Tapi, bergegas ke kamar mandi setelah agenda seks selesai bukanlah pilihan yang baik. Toh, pasangan tidak akan keberatan dengan penampilan Anda yang berantakan, dan tidak langsung membersihkan diri.
Menelepon
Ini adalah kesalahan umum yang banyak dilakukan. Setelah agenda seks usai, tak jarang Anda mengecek handphone dan memeriksa panggilan serta SMS yang masuk. Kenapa tidak menunggunya hingga pagi hari? Padahal, Anda kan sedang menikmati seks bersamanya. Ini hanya akan membuat kesenangan bersama pasangan segera runtuh.
Melanjutkan pekerjaan yang tertunda
Menikmati kesenangan saat ajang bercinta tengah berlangsung, sama pentingnya dengan menikmati kesenangan setelah seks selesai.
Tidur terpisah
Anda mungkin memiliki kebiasaan tidur terpisah di kamar tamu atau teras, tetapi ketika malam tertentu Anda akan kembali satu ranjang untuk berhubungan intim dengan pasangan. Setelah sesi bercinta, meninggalkan pasangan dan kembali beranjak ke tempat tidur awal bukanlah ide yang baik. Ini hanya akan membunuh gairah kenikmatan yang telah tercipta, sekaligus menodai hubungan seksual yang telah Anda bangun.
Membawa anak-anak tidur bersama
Membiarkan orang lain masuk dalam privasi Anda berdua tentu akan merusak kenikmatan seksual, sekali pun penyebabnya adalah anak-anak.

0 komentar:

Poskan Komentar

mangacan update