RSS Feed

Senin, 14 Februari 2011

Agar Facebook Tak Mendatangkan Mudarat

SEBAGAI sebuah laman jejaring sosial, Facebook punya banyak manfaat. Situs bikinan Mark Zuckerberg ini memungkinkan penggunanya berkomunikasi lebih efisien dengan teman lama, keluarga jauh, teman sekerja atau bahkan mantan kekasih.

Tak cuma itu, laman ini pun bisa dieksploitasi untuk berbagai macam kepentingan. Misalnya saja, politikus memanfaatkan Facebook sebagai sarana untuk menarik pendukung dan menjadi salah satu alat kampanye. Orang-orang yang punya motif berdagang, baik jasa atau pun barang, juga kerap mempromosikan jualannya lewat Facebook.

Kalangan pesohor juga banyak yang bergabung dalam Facebook. Selebriti ini punya berbagai alasan membuat Facebook. Mulai dari alasan ingin punya teman baru, mencari teman lama, atau pun sebagai media untuk bersentuhan langsung dengan penggemar.

Jangan lupa pula, Facebook bisa digunakan sebagai media penampung aspirasi publik yang punya daya tekan mengesankan. Masih ingat perseteruan Cicak lawan Buaya? Berkat tekanan lebih dari satu juta Facebooker, sebutan untuk pengguna Facebook, Bibit Riyanto dan Chandra bisa bebas dari bui. Dukungan Facebooker juga salah satu faktor yang membuat Prita Mulyasari lepas dari sengketa dengan sebuah rumah sakit.

Namun, Facebook juga terkadang jadi sumber mudarat. Kantor-kantor sering mengeluhkan produktivitas kerja karyawannya yang melorot lantaran keasyikan berselancar di Facebook. Tak aneh kemudian sejumlah perusahaan menutup akses karyawan melongok laman ini di komputer kantor.

Barangkali Anda juga pernah mendengar cerita pertemanan justru rusak gara-gara Facebook atau malah saling lapor polisi gara-gara status Facebook. Kali lain, mungkin Anda pernah juga mendengar ada orang yang bercerai atau pun selingkuh gara-gara Facebook.

Yang paling anyar, Facebook membuat para remaja putri kabur dari rumahnya. Inilah yang terjadi pada seorang siswi SMP Surabaya berusia 14 tahun. Marietta Nova Triani menghilang dari rumah saudaranya di Bumi Serpong Damanu, Tangerang Selatan. Nova diketahui kabur bersama Arie Power, kenalannya melalui Facebook.

Dengan melacak dari nomor ponsel Nova, petugas berhasil menemukan gadis itu. Nova ditemukan petugas tengah berjalan bersama Arie di belakang Hotel Nelayan, Jatiuwung, Tangerang, Selasa (9/2) dinihari. Selanjutnya petugas membawa keduanya ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Belakangan, dalam pemeriksaan terungkap selama kabur pasangan ini melakukan hubungan seks sebanyak tiga kali.

Kisah mirip juga menimpa Aisyah Safira yang juga masih berumur 14 tahun. Berawal ketika Aisyah berkenalan dengan seorang cowok bernama Airlangga melalui Facebook Setelah itu, komunikasi keduanya sangat intens di dunia maya itu. Mereka pun janjian untuk kopi darat. Pada 29 Januari 2010, Airlangga memberi kabar kepada korban lewat Facebook, dirinya sedang di daerah Bekasi.

Korban yang penasaran lalu pergi menemui si cowok, dengan alasan berangkat mengikuti les. Siswi SMP yang tinggal di Ciledug, Tangerang ini kabur ke Bekasi menggunakan uang 5 juta rupiah, yang diambil tanpa sepengetahuan orangtuanya. Selama masa pelarian, si cowok beberapa kali menyetubuhi AS di sebuah hotel di Bekasi. Orangtua korban yang khawatir melapor ke polisi. Beruntung, AS ditemukan. Si cowok kemudian dicokok polisi dan diancam dengan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 332 KUHP karena melarikan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Soal ekses negatif ini, menurut ahli Teknologi Informasi Onno W Purbo, sebenarnya bukanlah kesalahan Facebook. Sebagai sebuah teknologi, Facebook perangkat bebas nilai. Baik atau jahatnya, bergantung pada penggunanya.

“Peristiwa-peristiwa seperti itu terjadi karena pengguna Facebook banyak yang kurang teredukasi. Mereka tak paham benar bagaimana menggunakan Facebook atau pun fasilitas internet. Ini membuat mereka tak sadar akan potensi ancaman yang bakal timbul di kemudian hari,” sebut Onno. “Ada pula pengguna Facebook yang terkesan naif, terutama mereka yang beginner. Mereka berpikir, para pengguna Facebook itu baik semua. Mereka tidak sadar ada juga pengguna Facebook yang sebenarnya bajingan. Sikap naif inilah yang banyak dimanfaatkan oleh para bajingan itu,” sambung pria yang pernah dicalonkan sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi oleh para pengguna Facebook ini.

Untuk meminimalkan ancaman, Onno menyarankan agar pengguna Facebook pandai-pandai dalam memilih teman. “Sedangkan di dunia nyata saja, seseorang pasti memilih-milih orang yang layak untuk diajak berteman. Di dunia maya seharusnya juga begitu. Jangan sembarangan memilih teman. Seperti saya bilang tadi, tak semua pengguna Facebook orang baik-baik,” tutur Onno.

Selain saran dari Onno, kami juga mengumpulkan berbagai tip agar bermain Facebook nyaman dan, pastinya, aman.

1. Lindungi Informasi Pribadi
Ini yang paling jarang dilakukan oleh pengguna Facebook pemula. Demi memperkenalkan dirinya, seluruh informasi pribadi diumbar dalam profil. Mulai dari informasi penting seperti alamat surel (surat elektronik), nomor ponsel atau telepon rumah, alamat rumah atau pun sekolah.
Memperkenalkan diri perlu, namun memberikan informasi pribadi terang-terangan di halaman yang dapat diakses semua orang adalah tindakan memancing kejahatan. Jadi tak heran kalau Anda (terutama perempuan) pernah (atau malah sering?) mendapat teror atau pesan aneh dari luar sana. Mulai sekarang, hapus semua informasi pribadi dalam profil.

2. Teliti Teman Anda
Jangan sembarangan add friend atau melakukan approval atas permintaan seseorang untuk menjadi teman. Cara memilah dan memilihnya mudah, lihat saja berapa jumlah “mutual friends” antara Anda dengan seseorang itu. Semakin sedikit “mutual friends”-nya, berarti semakin sedikit teman-teman Anda yang kenal dengan dirinya, yang berarti semakin berisiko tinggi. Pastikan Anda hanya menerima “pertemanan” yang “mutual friends”-nya cukup banyak.

3. Jangan Curhat Di Facebook
Jangan curhat dan buka-bukaan rahasia di Facebook. Jika Anda ingin curhat dan sejenisnya, lebih baik Anda tidak melakukannya di Facebook. Gunakan surel, telepon, atau kunjungi sahabat Anda. Curhat di Facebook berisiko membuat curhat itu diumbar oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Atau salah-salah, curhat itu malah membuat orang lain tersinggung dan melaporkan Anda ke pihak berwajib.

4. Jangan Ubah Status Hubungan
Status hubungan Anda adalah keputusan bersama. Tetapkan status Anda dan jangan diubah-ubah kecuali atas kesepakatan bersama. Sudah banyak kejadian, gara-gara mengubah status hubungan, sebuah hubungan jadi bubar, bahkan berujung cerai. Bahkan di Inggris, gara-gara mengubah status pernikahan, seorang istri tewas di tangan sang suami.

5. Tolak Kopi Darat
Jangan mudah termakan bujuk rayu orang yang baru Anda kenal di Facebook. Perlu diingat, sering kali orang menyamarkan identitas aslinya di dunia maya. Apa yang tampak di dunia maya seperti Facebook, belum tentu cerminan asli perilaku diri di dunia nyata. Bisa jadi orang yang tampak baik, sopan di Facebook ternyata memiliki watak sebaliknya di dunia nyata. Oleh karena itu sebaiknya berhati-hati pada teman yang baru dikenal di dunia maya.

6. Jaga Kata Sandi
Jangan pernah memberitahukan kata sandi Anda kepada orang lain -- pacar sekalipun. Ini untuk menghindari masalah di kemudian hari. Beberapa waktu lalu muncul kasus, seorang gadis diperiksa polisi karena statusnya yang memaki-maki polisi. Setelah diselidiki, ternyata itu ulah mantan pacarnya yang sakit hati setelah dicampakkan. Karena mengetahui password atau kata sandinya, ia bisa dengan bebas mengakses Facebook gadis itu. Kali lain, ada seorang cewek yang memasang foto dirinya topless sebagai profil picture-nya. Usut punya usut, karena tahu kata sandinya, ternyata sang mantan pacar si cewek yang memasang foto itu. Rupanya, si cowok sakit hati karena diputus. Pemasangan foto topless itu upaya balas dendam si cowok.

7. Segera Lapor Bila Ada Akun Facebook Yang Merugikan Anda
Bila ada akun Facebook yang mengganjal, merugikan, atau membahayakan Anda, ada baiknya melaporkan akun itu ke administrator Facebook. Membiarkannya justru akan membuatnya makin berlarut merugikan Anda. Nantinya, akun Facebook bandel itu pasti segera dicabut oleh Facebook.

(bin/gur)

Sumber : TabloidBintang.Com

0 komentar:

Poskan Komentar

mangacan update